Mengenal Tangga Nada

3 min read

Taukah kalian apa itu tangga nada? mari kita mengenal tangga nada lebih jauh melalui pembahasan berikut.

Tangga nada merupakan susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada, dimulai dari nada dasar sampai dengan nada oktaf.

Pada dasarnya tangga nada adalah susunan nada dengan menggunakan rumus interval nada tertentu. Interval nada sendiri merupakan jarak antara nada ke nada. Jarak yang menentukan variasi dan jenis tangga nada antara lain 1/2, 1, 1 1/2, dan 2.

Dalam tangga nada ada 3 jenis tangga nada yaitu diatonis, pentatonis dan kromatis, berikut kita akan membahas tentang jenis-jenis tangga nada.

Mengenal Tangga Nada Diatonis

 

Nada diatonis merupakan tangga nada yang mempunyai tujuh nada dan dua macam interval nada yaitu 1 dan 1/2. Diatonis juga di bagi menjadi dua yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.

Diatonis merupakan kata yang berasal dari bahasa spanyol “diatonikos” yang artinya meregangkan. Biasanya di gunakan dalam penyebutan tangga nada minor dan mayor.

Dalam skala teori musik, diatonis merupakan sebuah komponen dasar musik dunia yang memiliki tujuh not yang berbeda pada satu oktaf yang bisa kita temui seperti pada piano.

Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah “Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si”. (Biasanya ‘Si‘ direpresentasikan dengan ‘Ti’ agar huruf pertama setiap not berbeda).

Tangga Nada Minor

Tangga Nada
pexels.com

Nada minor dibagi menjadi tiga jenis, yaitu; tangga nada minor asli, tangga nada minor harmonis, dan tangga nada minor melodis. Berikut ini adalah penjelasannya.

  • Tangga Nada Asli

Merupakan tangga nada minor yang hanya memiliki nada-nada pokok dan tanpa adanya nada sisipan. Misalnya A-B-C-D-E-F-G-A (tidak menggunakan tanda kromatis).

  • Minor Harmonis

Merupakan tangga nada minor yang nada ke-7 nya dinaikkan ½ nada, pada saat naik dan turun nadanya tetap sama.

  • Minor Melodis

Merupakan tangga nada minor yang nada ke-6 dan ke-7 nya dinaikkan ½ nada pada saat naik (menggunakan simbol kres). Kemudian, diturunkan ½ (menggunakan simbol mol) nada  pada saat turun.

Ciri-ciri tangga nada minor :

  • Bersifat sedih
  • Kurang Bersemangat
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
  • Mempunyai pola interval: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1

Tangga Nada Mayor

Tangga Nada Mayor
Pexels.com

Skala mayor biasanya di mulai dari ‘Do‘ pada not pertamanya dan berakhir dengan not ‘Do’ yang lebih tinggi dari not pertamanya, biasanya lebih tinggi satu oktaf dari not pertamanya.

Tangga nada yang memiliki delapan not, Interval diantara not ini berurutan, 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2.

Ciri-ciri tangga nada mayor :

  • Bersifat riang gembira
  • Bersemangat
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do
  • Mempunyai pola interval: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½.

Tangga Nada Pentatonis

tangga nada
pexels.com

Pentatonis merupakan tangga nada yang memiliki arti dari dua kata yaitu penta (lima) dan tone (nada) atau bisa di sebut juga nada yang hanya memiliki 5 nada pokok.

Dari tangga nada diatonik mayor (c-d-e-f-g-a-b- c’ ) yang jumlahnya 7 nada, dapat diperoleh tangga nada pentatonik dengan mengurangi 2 nada, dalam hal ini terdapat dua macam tangga nada pentatonik :

  • c-d-e-g-a-c’ ( tanpa f dan b )
  • c- e-f-g-b-c’ ( tanpa d dan a )

Tangga nada pentatonik umumnya digunakan pada musik tradisional China dan Jepang.

Di Indonesia pada musik gamelan ( Musik Jawa ). Khusus pada Gamelan Jawa, dua macam tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi laras slendro dan titi laras pelog.

Nada pentatonis juga biasa populer di kalangan musik bluesrock n’ roll, dan variasi lagu-lagu pop. Berikut pengertian tentang titi laras slendro dan titi laras pelog.

  • Pentatonis slendro :
    Merupakan nada yang ada dengan hanya menyusun nada 1-2-3-4-5-6.
  • Pentatonis Pelog :
    Merupakan nada dengan penyusunan 1-3-4-5-7.

Dalam skala pentatonis yang merupakan skala musik dari lima not per oktaf ada penggolongan yang paling sering di gunakan, yaitu skala pentatonik “Major dan skala pentatonik “Minor“.

Memiliki pola interval M2-M2-m3-M2-m3, pada skala mayor, dan m3-M2-M2-m3-M2, pada skala minor.

Tangga Nada Kromatis

macam tangga nada
pexels.com

Tangga nada ini menggunakan 12 nada yang berjarak 1/2. Kemudian, tangga nada kromatis ini dipengaruhi oleh tanda kromatis, yaitu tanda # (kruis) dan b (mol).

Ttangga nada kromatis merupakan tangga nada yang di bentuk dari tangga nada diatonik mayor, di bentuk oleh satu nada dan setengah nada.

Yang secara aritmatik, satu nada bisa dibagi menjadi dua. Masing-masing menjadi dua setengah nada. Pada gitar, setiap pecahan dari satu nada dimainkan hanya pada satu fret.

Karena satu nada dibagi menjadi dua setengah nada, tangga nada baru yang dibentuk punya jarak antar nada yang sama. Setiap pasangan nada berjarak setengah nada. Jumlah nada dari satu oktaf bertambah menjadi 13 nada.

Tangga nada ini cocok untuk menjadi warna lagu dan kelenturan pada jalur melodi bas, seperti gitar.

Biasanya not-not kromatik muncul sering sekali dalam lagu-lagu pop, gereja, dan jazz. Dalam lagu-lagu pop dan gereja, not-not ini bisa bersifat sementara.

karena sifatnya sementara, not kromatik dipinjam dari tangganada lain, dipakai sebentar lalu lagu kembali ke tangganada semula. Lagu-lagu jazz modern sering memakai not kromatik yang bersifat tetap.

Sebuah lagu, misalnya, dimulai dengan kunci C lalu beralih ke kunci C# tanpa ada “tanda peringatan” bahwa akan terjadi perpindahan kunci dari C ke C# dan secara tiba-tiba juga pindah ke D ke D#, dan berakhir dengan E, perpindahan kunci jelas secara kromatik.

Tapi setiap melodi atau potongan melodi yang dimainkan dalam batas setiap kunci bisa juga berisi berbagai not kromatik.

Penutup

Nah itu sedikit pengertian tentang tangga nada dan jenis nya semoga bisa kamu jadikan sedikit informasi dan referensi pembelajaran yah.

Kamu juga bisa membaca tentang musik yang lainnya seperti :

Unsur-unsur Musik dan banyak lagi lainnya tentang musik sebagai informasi yang mudah-mudahan dapat membantu kamu mengenal musik lebih dalam lagi.

Terimakasih sudah menyempatkan membaca informasi sederhana ini, kritik dan saran kamu sangat berharga untuk kemajuan autor, tinggalkan komen untuk saran dan kritik kamu.

jazakallahu khairan…😊🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: