Bunga Cantik Bisa Dimakan

4 min read

edible flowers

Edible Flowers- Pernah mendengar bunga cantik yang bisa dimakan, bunga yang populer di era kekuasaan ratu Victoria. Edible flowers juga semakin populer sebagai bahan kreatif inovatif dalam dunia kuliner.

Edible flowers di jaman Victoria di gunakan sebagai bahan dasar pembuatan teh dan juga sebagai ramuan pengobatan tradisional. Edible flowers sendiri memiliki tekstur, aroma dan rasa yang unik sehingga cocok sebagai kreasi inovatif dunia kuliner bahkan sampai modern ini.

Tidak jarang edible flowers di gunakan sebagai garnish yang menambah rasa pada makanan. Tapi perlu diketahui tidak semua jenis bunga bisa di makan berikut beberapa jenis edible flowers yang bisa dimakan.

baca juga Manfaat Bawang Putih

Bunga Calendula

edible flowers
beranihijrah.com

Edible Flowers yang satu ini memiliki nama lain marigold biasa digunakan pada campuran salad dengan rasa yang sedikit pedas dan agak pahit namun tajam. Jenis yang satu ini biasa di taburkan pada nasi, salad juga sup, dengan warna kuning oranye keemasan. Warna yang di miliki edible flowers jenis ini dapat memberi kesan segar pada hidangan.

Bunga Carnation

edible flowers
beranhijrah.com

Edible flowers yang satu ini biasa di sebut bunga anyelir dengan nama lainnya dianthus. Bunga yang satu ini memiliki aroma manis dan wangi seperti pala ataupun cengkeh. Edible flowers jenis ini biasa digunakan sebagai campuran wine dan juga hiasan kue serta bahan membuat permen. Edible flowers bernama yang biasa di sebut bunga anyelir ini biasa digunakan sebagai bahan chartruse, sebuah minuman khas Prancis

Bunga Krisan

edible flowers
beranihijrah.com

Edible flowers yang satu ini biasa dijadikan sebagai bunga potong. Chrysanthemum coronarium  merupakan edible flowers yang memiliki beberapa warna seperti putih, ungu, merah, kuning dan oranye.

Biasa digunakan pada kentang tumis oriental sampai bahan salad edible flowers satu ini memiliki rasa mirip kembang kol sampai sedikit pahit.

Kembang Zucchini

edible flowers
beranihijrah.com

Jenis bunga yang satu ini merupakan kembang dari timun jepang atau zucchini memiliki karakteristik lembut dan rasa yang manis. Biasa ditambahkan pada pizza dan keju.

Bunga Nasturtium

edible flowers
beranihijrah.com

Edible flower yang memiliki nama latin Tropaeolum majus ini sering dijadikan sebagai hiasan piring, tambahan salad dan sandwich dan juga makanan pembuka lainnya. Edible flowers ini memiliki rasa seperti selada air manis dan pedas.

Bunga Pansy

edible flower
beranihijrah.com

Jenis edible flowers yang memberi sensasi mint dan dingin juga grassy, cocok dijadikan sebagai hiasan pada makanan, tambahan salad, sup, pencuci mulut dan juga koktail.

Bunga Mawar

edible flowers
beranihijrah.com

Rosa gallica officinalis salah satu jenis edible flowers yang memiliki aroma kuat. Namun saat memakannya terasa lembut dan fruity mirip dengan rasa berry. Edible flowers jenis ini cocok di jadikan seduhan teh dan tambahan selai. Jenis mawar apapun bisa dimakan dengan karakteristik warna yang lebih gelap akan semakin memiliki rasa yang kuat. Dan pastikan untuk tidak menyertakan bagian berwarna putih pada kelopak.

Bunga Matahari

edible flowers
beranihijrah.com

Sunflower salah satu edible flower yang jika dimakan memiliki rasa  seperti artichoke. Kelopak edible flowers jenis ini bisa dimakan seperti bunga krisan kuncup bunganya bisa juga di kukus. Kecambah edible flowers jenis ini juga sangat populer dijadikan sebuah camilan.

Bunga Lavender

edible flowers
beranihijrah.com

Bunga lavender ternyata juga termasuk kedalam edible flowers. Bunga lavender memiliki ciri khas dengan aroma yang harum, edible flowers jenis ini biasanya dijadikan hiasan pada makanan dan juga campuran membuat es krim. Lavender juga cocok dijadikan koktail. Rasa yang dimiliki bunga lavender ini manis, akan semakin enak dipadukan dengan sentuhan jeruk nipis.

Bunga Daylily

edible flowers
beranihijrah.com

Termasuk edible flowers yang biasa dijadikan olahan makanan memiliki rasa mirip perpaduan asparagus dan zucchini. Bunga lily  memiliki aroma manis seperti melon ataupun selada manis.

Namun beberapa jenis bunga lily memiliki kandungan alkaloid atau setara dengan obat pencahar sehingga tidak dianjurkan mengkonsumsi secara berlebihan.

Bunga Viola

edible flowers
beranihijrah.com

Jenis edible flowers ini memiliki banyak varian warna pastel dengan rasa yang manis. Viola akan sangat menarik jika dipadukan dengan makanan seperti salad hingga dijadikan sebagai minuman. Rasa khas floral taste yang dimiliki bunga viola dapat memperkaya rasa.

Cara Budidaya Edible Flowers Bunga yang Dapat Dimakan

Kriteria edible flowers yang baik tentunya adalah yang food great terhindar dari pestisida atau bahan kimia beracun. Edible flowers baiknya di tanam secara organik dengan perawatan yang khusus.

Berikut beberapa cara budidaya yang bisa kamu terapkan :

Memilih Benih

Benih edible flowers bisa di dapat di toko tanaman, Bisa juga membeli dari toko daring yang menyediakan bibit tanaman bunga ini. Beberapa kriteria yang dapat digunakan dalam memilih benih :

  • Belilah benih dari seller terpercaya.
  • Periksa tangga kadaluarsa benih, jangan dibeli jika telah mendekati tanggal kadaluwarsa.
  • Perhatikan juga daya kemcambah dan daya tumbuj benih.
  • Pastikan membeli benih yang memiliki daya kecambah 90persen.
  • Belilah benih yang bersertifikat resmi dan memiliki label yang resmi.
  • Simpan benih di tempat yang sejuk dan jangan sampai terkena cahaya matahari langsung.

Menyiapkan Media Tanam

Media tanam merupakan hal penting selanjutnya yang harus disiapkan, media tanam yang bisa digunakan adalah media tanah yang sudah di tambah unsur hara. Dengan menambah pupuk kompos dan pupuk kandang.

Siapkan media tanah yang gembur.Kemudian ayak media tanam dan ambil bagian yang halusnya saja.Lakukan hal yang sama pada pupuk kandang atau kompos, ayak terlebih dahulu, ambil bagian halusnya saja.

Baru kemudian campur dengan media tanah, aduk hingga merata. Setelah itu, masukkan media tanam kedalam polibag tanam berukuran sedang. Letakkan media tanam dan polibag pada tempat yang sejuk.

Jauhkan dari lokasi yang dapat terpapar asap kendaraan atau polusi. Direkomendasikan untuk menggunakan rumah kaca agar kondisi lingkungan dapat steril dan bersih. Biarkan selama satu minggu baru kemudian dapat di tanami benih.

Menanam

Tahap selanjutnya adalah menanam edible flower, memilih waktu penanaman sangat di anjurkan di sore dan pagi hari. Menyemai benih terlebih dahulu juga di anjurkan untuk penyesuaian lingkungan. Berikut tahap penanamannya.

  • Buat lubang tanam dengan kedalaman 1-0,5 cm untuk benih yang berasal dari biji, untuk benih yang berasal dari umbi maka buat seukuran umbi yang akan di tanam.
  • Satu hari sebelum di tanam  baiknya benih berupa  biji di rendam terlebih dahulu.
  • Pisahkan benih yang mengapung dan gunakan benih yang tenggelam di bawah permukaan air untuk ditanam.
  • Jika benih yang bersal dari umbi cukup dibiarkan di tempat yang sejuk, dingin dan lembab agar bertunas dahulu baru kemudian ditanam.
  • Kemudian, tanamkan benih kedalam lubang tanam, bisa menanam lebih dari satu benih.
  • Jika benih sudah tumbuh untuk mengurangi kepadatan populasi dalam polibag dapat memindahkannya ke polibag yang baru.
  • Setelah penanaman, tutup kembali lubang tanam hingga benih tidak nampak.
  • Sirami air secukupnya, jangan sampai mengenang di media.
  • Tunggu hingga 5-7 hari sampai benih berkecambah atau bertunas.

Selanjutnya tinggal melakukan perawatan tanaman sampai berbunga.

Cara Merawat Edible Flowers

Hal terpenting dalam budidaya edible flower adalah perawatannya. tidak memakai pestisida dalam pertumbuhan edible flower memang cukup menantang.

Perawatan edible flower baiknya dilakukan secara organik baik dalam pemupukan dan pencegahan hama. Ada beberapa perawatan yang harus di perhatikan.

  • Penyiraman 

    Penyiraman tanaman baiknya dilakukan 2 kali sehari, dilakukan mulai dari masa tanam hingga berbunga. Namun penyiraman juga harus memperhatikan cuaca. Pastikan media tanam tetap lembab namun tidak basah. Sebaiknya jangan biarkan biarkan media tanam kering.

  • Pemupukan 

    Gunakan pupuk alami seperti kompos dan pupuk kandang hindari pemakaian pupuk kimia untuk menghindari kandungan kimia yang tinggi pada tanah. Lakukan pemupukan secara rutin 2-4 minggu sekali dengan porsi pemupukan yang cukup pada setiap polibag.

Panen Edible Flowers

Edible flower akan berbunga setelah usia kurang lebih 3 bulan, Edible flower akan terus berbunga sepanjang tahun hingga tanaman berumur satutahun. Tunggu hingga bunga Mekar untuk siap dipanen dan dijadikan kudapan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: